Tips Berwisata di Era New Normal

0
T CumaBerita.com, Jakarta. Kalau tidak punya banyak waktu untuk karantina, sebaiknya urungkan niat berwisata sembari menunggu titik cerah soal menurunnya jumlah kasus meninggal dan positif COVID-19 di destinasi tujuan. Karantina mandiri selama 14 hari bagi pendatang sepertinya masih akan menjadi syarat wajib saat new normal (normal baru) berlangsung di dunia wisata. Wajah dunia wisata juga bakal banyak berubah setelah pandemi virus corona berakhir. Selagi menunggu lampu hijau untuk berwisata, tak ada salahnya menabung dana liburan ke destinasi impian.

Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan turis saat hendak berwisata lagi usai pandemi virus corona:

Kurangi transportasi umum
Penggunaan transportasi umum memang tak bisa dihindari, namun sebaiknya kurangi penggunaan transportasi umum sebisa mungkin. Menyewa kendaraan atau berkendara bersama orang yang satu rumah bisa jadi jalan keluarnya. Saat naik kendaraan sewa atau naik kendaraan umum jangan lupa untuk mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan tak menyentuh permukaan kendaraan.

Serba online
Unduh aplikasi transportasi atau gunakan pembayaran non-tunai untuk menghindari interaksi, contohnya saat hendak check-in pesawat atau naik kereta bandara.

Bersih-bersih
Bawa hand sanitizer dengan alkohol minimal 60 persen dan tisu di dalam tas, sehingga bisa langsung melakukan bersih-bersih saat harus duduk atau menyentuh permukaan suatu tempat, misalnya bangku pesawat atau lift hotel.

Bawa makanan dan minuman
Banyak maskapai penerbangan yang tak lagi menyediakan makanan untuk menghindari interaksi yang mengundang penularan virus.

Duduk dekat jendela
Alat transportasi banyak yang mengosongkan bangku tengah demi jarak sosial. Pilih tempat duduk dekat jendela saat naik pesawat dan jangan keluar masuk area bangku jika tak perlu, misalnya batasi hanya untuk ke toilet.

Beli asuransi perjalanan
Sebelum pandemi virus corona, banyak yang membeli asuransi perjalanan hanya untuk wisata ke luar negeri. Sebaiknya bekali diri dengan asuransi perjalanan juga saat wisata di dalam negeri.

Tiket refund
Hindari membeli tiket perjalanan, tiket masuk tempat wisata, atau tempat penginapan tanpa layanan gratis pembatalan atau pengembalian dana (refund).

Baca Juga: Fakta Dibalik Investasi di Koin Rp1.000 Bergambar Sawit

Cari informasi
Sebelum memesan paket perjalanan wisata, cari informasi sebanyak mungkin mengenai kondisi destinasi yang dituju. Hingga saat ini banyak negara yang menerapkan travel bubble, atau izin bepergian hanya untuk negara tetangga, seperti Eropa. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply