Sirkuit Mandalika Berisiko Untuk MotoGP, Keluhan Pembalap Usai Tes

0
S CumaBerita.com, Jakarta. MotoGP Mandalika rencananya digelar pada 20 Maret mendatang. Dengan sisa waktu kurang lebih satu bulan, Uncini menyampaikan FIM akan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di Mandalika untuk memperbaiki trek. Grand Prix Safety Officer FIM, Franco Uncini mengaku takut menggelar MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika mengacu kondisi terkini usai berlangsungnya tes pramusim pada 11-13 Februari.

Mark Hughes sebagai arsitek yang melakukan supervisi pembangunan sirkuit akan bertanggung jawab dalam pekerjaan ini. Begitu pula Jarno Zafelli selaku teknisi. Keduanya sudah bekerja sama memperbaiki sirkuit Sepang ketika bermasalah dengan permukaan air. Sebelumnya, beberapa pembalap mengalami masalah ketika mencoba Sirkuit Mandalika. Pembalap Yamaha Monster Energy Fabio Quartararo terbentur kerikil di bagian leher, sementara pembalap Ducati Pecco Bagnaia menunjukkan bekas memar di lengannya akibat terkena batu. Kendala kerikil lepas dan debu yang berada di lintasan ini jadi sorotan tersendiri. Meskipun tes MotoGP Mandalika telah disebutkan Dorna berjalan sesuai harapan.

Berikut beberapa keluhan pembalap usai tes MotoGP Mandalika.

Kerikil
Kerikil yang lepas dari aspal jadi persoalan lain yang mesti dibereskan oleh pihak MGPA. Sama seperti lintasan yang berdebu, kerikil yang lepas dari aspal juga jadi sorotan para pembalap. Alex Marquez, Fabio Quartararo, dan Francesco Bagnaia termasuk yang menyoroti hal ini. Menurut Marquez dan Quartararo dengan kondisi kerikil yang lepas membuat posisi berada di belakang pembalap lain bukan hal yang menyenangkan.

Trek Kotor
Keluhan akan kondisi trek yang kotor dari dari banyak pembalap. Sirkuit Mandalika bahkan disebut berdebu pada hari pertama digelarnya tes MotoGP Mandalika. Pembersihan lumpur dan debu kemudian dilakukan. Akvitivas itu membuat agenda tes hari pertama terpaksa ditunda selama 45 menit dari jadwal semula.

Gravel Tajam
Gravel Sirkuit Mandalika turut menjadi sorotan saat tes pramusim MotoGP 2022. Pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin jadi korbannya. Martin termasuk salah satu pembalap yang jatuh saat tes MotoGP Mandalika. Pengalaman yang ia rasakan tidak menyenangkan saat bersentuhan dengan gravel di pinggir sirkuit.

Baca Juga: Fungsi ‘Obat Warung’ Buat Pasien Omicron, Menurut Profesor Farmasi

Pembalap asal Spanyol itu tidak merasa nyaman dengan kerikil gravel di Sirkuit Mandalika. Martin menyamakan kerikil di gravel sirkuit layaknya pisau. Keluhan soal gravel itu langsung disampaikan oleh Martin ke Komisi Keamanan MotoGP. Martin menilai kerikil gravel seharusnya terbuat dari batu bulat berukuran kecil. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply